
Mengubah Latar Belakang Word
Bosan dengan tampilan latar belakang Microsoft Word yang itu-itu saja? Terkadang, sentuhan personalisasi dapat meningkatkan produktivitas dan kenyamanan saat bekerja. Di Windows 10, mengubah tampilan latar belakang dokumen Word sebenarnya cukup mudah dilakukan, meskipun perlu dicatat bahwa latar belakang yang Anda lihat di layar belum tentu tercetak. Artikel ini akan memandu Anda langkah demi langkah untuk mengubah tampilan latar belakang Microsoft Word di Windows 10, memberikan tips tambahan, dan menjelaskan berbagai pilihan yang tersedia.
Outline Artikel:
-
Pendahuluan:

- Mengapa mengubah latar belakang Word?
- Perbedaan antara latar belakang layar dan latar belakang cetak.
- Apa yang akan dibahas dalam artikel ini.
-
Metode Mengubah Latar Belakang Dokumen Word:
- Menggunakan Fitur "Watermark" (Tanda Air):
- Pilihan Teks Watermark (contoh: DRAFT, CONFIDENTIAL).
- Pilihan Picture Watermark (menggunakan gambar sendiri).
- Langkah-langkah detail untuk keduanya.
- Menyesuaikan ukuran, tata letak, dan transparansi watermark.
- Menggunakan "Page Color" (Warna Halaman):
- Pilihan warna solid.
- Pilihan efek isian (gradien, tekstur, pola, gambar).
- Langkah-langkah detail untuk keduanya.
- Mempertimbangkan dampaknya pada keterbacaan teks.
- Menggunakan "Borders and Shading" (Batas dan Bayangan) untuk Efek Latar yang Lebih Kompleks:
- Bagian "Shading" untuk mewarnai latar belakang halaman.
- Pilihan warna dan pola.
- Cara menerapkan hanya pada halaman tertentu (jika diperlukan).
- Menggunakan Fitur "Watermark" (Tanda Air):
-
Tips dan Trik Tambahan:
- Memilih warna atau gambar yang tepat untuk produktivitas.
- Mengatasi masalah watermark yang tidak muncul saat mencetak.
- Menyimpan template dokumen dengan latar belakang kustom.
- Pertimbangan untuk dokumen yang akan dibagikan.
-
Kesimpulan:
- Rangkuman cara mengubah latar belakang.
- Dorongan untuk bereksperimen dan menemukan gaya yang sesuai.
Mengubah Tampilan Latar Belakang Dokumen Word di Windows 10
Microsoft Word, sebagai salah satu aplikasi pengolah kata paling populer di dunia, menawarkan berbagai fitur untuk mempersonalisasi dokumen Anda. Salah satu aspek yang seringkali terabaikan namun dapat memberikan sentuhan unik adalah mengubah tampilan latar belakang dokumen. Bosan dengan latar belakang putih polos yang standar? Ada beberapa cara kreatif yang bisa Anda terapkan untuk membuat dokumen Word Anda lebih menarik secara visual, baik untuk keperluan pribadi maupun profesional. Artikel ini akan memandu Anda secara mendalam tentang cara mengubah latar belakang dokumen Microsoft Word di Windows 10, mulai dari fungsi dasar hingga opsi yang lebih canggih.
Penting untuk dipahami sejak awal bahwa "latar belakang" di Microsoft Word dapat memiliki dua makna: latar belakang yang Anda lihat di layar saat mengedit, dan bagaimana halaman tersebut akan terlihat saat dicetak. Artikel ini akan fokus pada bagaimana mengubah tampilan halaman yang akan terlihat di layar Anda, yang juga seringkali memengaruhi tampilan cetak, terutama dengan fitur seperti warna halaman.
Mari kita selami berbagai metode yang tersedia.
1. Menggunakan Fitur "Watermark" (Tanda Air)
Fitur watermark di Microsoft Word dirancang untuk menambahkan teks atau gambar di balik konten utama dokumen. Ini sering digunakan untuk menandai dokumen sebagai "DRAFT", "CONFIDENTIAL", atau untuk menambahkan logo perusahaan. Namun, fitur ini juga bisa dimanfaatkan untuk memberikan efek latar belakang yang subtle.
-
Teks Watermark:
Untuk menambahkan teks sebagai watermark, ikuti langkah-langkah berikut:- Buka dokumen Microsoft Word Anda.
- Pergi ke tab Desain (Design) di ribbon.
- Di grup Latar Belakang Halaman (Page Background), klik tombol Watermark.
- Anda akan melihat beberapa pilihan watermark siap pakai seperti "CONFIDENTIAL", "DRAFT", "DO NOT COPY", dan lainnya. Pilih salah satu jika sesuai dengan kebutuhan Anda.
- Jika Anda ingin membuat teks watermark sendiri atau menyesuaikan teks yang sudah ada, pilih Watermark Kustom (Custom Watermark) dari menu dropdown.
- Di jendela Cetak Watermark (Printed Watermark), pilih opsi Watermark Teks (Text watermark).
- Pada bagian Teks (Text), Anda bisa mengetikkan teks yang diinginkan. Anda juga bisa memilih jenis font, ukuran, warna, dan tata letak (Diagonal atau Horizontal).
- Untuk membuat watermark terlihat lebih seperti latar belakang, Anda bisa mencentang opsi Sama seperti latar (Washout). Opsi ini akan membuat watermark menjadi lebih transparan dan pudar, sehingga tidak terlalu mengganggu teks utama.
- Klik OK untuk menerapkan watermark.
-
Picture Watermark:
Selain teks, Anda juga bisa menggunakan gambar sebagai watermark. Ini bisa berupa logo perusahaan, gambar abstrak, atau apa pun yang Anda inginkan.- Ikuti langkah 1-4 dari metode teks watermark.
- Pilih Watermark Kustom (Custom Watermark).
- Di jendela Cetak Watermark (Printed Watermark), pilih opsi Watermark Gambar (Picture watermark).
- Klik tombol Pilih Gambar (Select Picture).
- Anda bisa memilih gambar dari file komputer Anda, dari Bing Image Search, atau dari OneDrive. Pilih gambar yang Anda inginkan dan klik Sisipkan (Insert).
- Pada bagian Skala (Scale), Anda bisa menyesuaikan ukuran gambar watermark secara otomatis atau menentukan persentase ukuran aslinya.
- Opsi Sama seperti latar (Washout) juga tersedia di sini untuk membuat gambar lebih transparan.
- Klik OK untuk menerapkan gambar watermark.
Catatan Penting tentang Watermark: Watermark, terutama yang dicentang opsi "Sama seperti latar", cenderung tidak akan tercetak dengan jelas atau bahkan tidak tercetak sama sekali jika Anda menggunakan printer standar tanpa pengaturan khusus. Fungsi utamanya lebih ke arah visual di layar dan penandaan dokumen.
2. Menggunakan "Page Color" (Warna Halaman)
Fitur Warna Halaman adalah cara yang lebih langsung untuk mengubah tampilan latar belakang dokumen Anda. Berbeda dengan watermark, warna halaman ini biasanya akan tercetak sesuai dengan warna yang Anda pilih, tergantung pada kemampuan printer Anda.
- Buka dokumen Microsoft Word Anda.
- Pergi ke tab Desain (Design) di ribbon.
- Di grup Latar Belakang Halaman (Page Background), klik tombol Warna Halaman (Page Color).
- Sebuah palet warna akan muncul. Anda bisa memilih warna solid dari pilihan yang tersedia. Arahkan kursor ke warna untuk melihat pratinjau bagaimana warna tersebut akan terlihat di halaman Anda.
- Jika Anda menginginkan warna yang lebih spesifik, pilih Warna Lain (More Colors) di bagian bawah menu dropdown. Ini akan membuka jendela Warna (Colors) di mana Anda bisa memilih dari spektrum warna yang lebih luas atau bahkan memasukkan nilai RGB atau HSL.
- Klik OK setelah memilih warna.
-
Efek Isian (Fill Effects):
Word juga menyediakan opsi yang lebih menarik melalui "Efek Isian" untuk warna halaman.-
Ikuti langkah 1-3 di atas.
-
Pilih Efek Isian (Fill Effects) dari menu dropdown Warna Halaman.
-
Di jendela Efek Isian, Anda akan menemukan beberapa tab:
- Gradien (Gradient): Memungkinkan Anda membuat transisi warna halus antara dua warna atau lebih. Anda bisa memilih dari preset gradien atau mengaturnya secara kustom dengan memilih warna latar depan, warna latar belakang, dan gaya gradien (linear atau radial).
- Tekstur (Texture): Memungkinkan Anda menerapkan tekstur gambar yang sudah disediakan oleh Word, seperti kertas daur ulang, kain, atau kayu. Anda juga bisa mengimpor tekstur dari file gambar Anda sendiri.
- Pola (Pattern): Memungkinkan Anda menerapkan pola berulang dari garis, titik, atau bentuk lainnya dengan warna latar depan dan latar belakang yang bisa Anda tentukan.
- Gambar (Picture): Mirip dengan watermark gambar, Anda bisa memilih gambar dari file atau sumber lain untuk dijadikan pola latar belakang.
-
Setelah memilih dan menyesuaikan pengaturan efek isian, klik OK.
Pertimbangan Penting untuk Warna Halaman:
- Keterbacaan Teks: Memilih warna latar belakang yang terlalu gelap atau terlalu terang dapat sangat memengaruhi keterbacaan teks Anda. Warna-warna pastel atau warna yang kontras dengan warna font (misalnya, teks hitam di atas latar belakang krem, atau teks putih di atas latar belakang biru tua) biasanya lebih nyaman dibaca. Uji coba selalu disarankan.
- Penghematan Tinta/Toner: Mencetak dokumen dengan warna latar belakang yang kaya akan menggunakan lebih banyak tinta atau toner printer Anda. Jika Anda berencana mencetak dokumen dalam jumlah besar, pertimbangkan penggunaan warna yang lebih hemat.
-
3. Menggunakan "Borders and Shading" (Batas dan Bayangan) untuk Efek Latar yang Lebih Kompleks
Meskipun fungsi utamanya adalah untuk membuat batas halaman, bagian "Shading" dari fitur "Borders and Shading" juga dapat digunakan untuk mewarnai latar belakang seluruh halaman. Ini memberikan kontrol yang sedikit berbeda dibandingkan "Page Color".
- Buka dokumen Microsoft Word Anda.
- Pergi ke tab Desain (Design).
- Di grup Latar Belakang Halaman (Page Background), klik tombol Batas Halaman (Page Borders).
- Di jendela Batas dan Bayangan (Borders and Shading), pilih tab Bayangan (Shading).
- Di bagian Isian (Fill), Anda bisa memilih warna solid. Mirip dengan Warna Halaman, Anda bisa memilih dari warna yang tersedia atau memilih "Warna Lain" untuk opsi yang lebih luas.
- Di bagian Pola (Pattern), Anda bisa memilih gaya pola dan warna latar depan serta warna latar belakang untuk pola tersebut.
- Bagian terpenting di sini adalah dropdown Terapkan ke (Apply to). Pastikan dropdown ini diatur ke Halaman (Page). Jika Anda hanya ingin menerapkan pada paragraf tertentu, Anda bisa memilih "Paragraf".
-
Klik OK.
Metode ini seringkali memberikan hasil yang serupa dengan "Page Color", namun terkadang memberikan kontrol yang lebih granular, terutama jika Anda mulai menggabungkannya dengan pengaturan batas halaman.
Tips dan Trik Tambahan
- Memilih Warna atau Gambar yang Tepat: Saat memilih latar belakang, pikirkan tujuan dokumen Anda. Untuk dokumen kerja yang formal, latar belakang putih atau krem dengan teks hitam mungkin yang terbaik. Untuk presentasi atau dokumen kreatif, Anda bisa bereksperimen dengan warna yang lebih berani atau gambar yang menarik. Warna biru atau hijau seringkali dianggap menenangkan dan baik untuk fokus, sementara warna kuning atau oranye bisa merangsang kreativitas.
- Mengatasi Masalah Watermark Tidak Muncul Saat Mencetak: Jika Anda menggunakan watermark dan tidak muncul saat dicetak, periksa pengaturan printer Anda. Beberapa printer memiliki mode hemat tinta atau mode draf yang mungkin tidak mencetak elemen latar belakang atau elemen yang transparan dengan baik. Anda juga bisa mencoba membuat watermark menjadi sedikit lebih gelap (mengurangi transparansi) atau menggunakan warna yang lebih solid.
- Menyimpan Template Dokumen dengan Latar Belakang Kustom: Jika Anda sering menggunakan latar belakang tertentu, Anda bisa menyimpannya sebagai template. Setelah mengatur latar belakang sesuai keinginan, pergi ke File > Simpan Sebagai, pilih lokasi penyimpanan, dan pada dropdown "Jenis file", pilih *Template Word (.dotx)**. Dokumen baru yang dibuat dari template ini akan otomatis memiliki latar belakang kustom Anda.
- Pertimbangan untuk Dokumen yang Akan Dibagikan: Jika Anda membagikan dokumen dengan orang lain, pertimbangkan bagaimana latar belakang kustom Anda akan terlihat di komputer mereka. Pengaturan tampilan dan printer mereka mungkin berbeda. Jika keterbacaan dan konsistensi adalah prioritas utama, terkadang lebih baik tetap menggunakan pengaturan default atau latar belakang yang sangat netral.
Kesimpulan
Mengubah tampilan latar belakang dokumen Microsoft Word di Windows 10 adalah cara yang efektif untuk mempersonalisasi pengalaman kerja Anda dan membuat dokumen terlihat lebih menarik. Dengan fitur seperti Watermark, Page Color, dan opsi Shading, Anda memiliki kebebasan untuk bereksperimen dengan berbagai gaya, mulai dari teks yang pudar hingga gradien warna yang dinamis. Ingatlah untuk selalu mempertimbangkan keterbacaan teks dan tujuan akhir dokumen Anda saat memilih latar belakang. Jangan ragu untuk mencoba berbagai opsi dan temukan kombinasi yang paling sesuai dengan kebutuhan dan preferensi Anda.